URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

1.065 Pembaca

Zaman yang mengalami perubahan semakin cepat mengharuskan para akademik untuk mengikuti juga perubahan tersebut. Zaman yang selalu berubah hanya bisa dihadapi dan ditaklukkan oleh orang yang mengetahui zeitgeist (spirit zaman), tentu saja hal ini harus ditangkap oleh guru/pendidik sebagai penentu kemajuan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

Teknologi dalam dunia pendidikan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saat ini,dunia pendidikan dihadapkan pada era revolusi industri 4.0. Era revolusi 4.0 merupakan proses kelanjutan dari revolusi industri 3.0 yang mengintegrasikan antara digitalisasi, optimation dan customization produksi, otomasi dan adaptasi, interaksi manusia dengan mesin, value added service and business, automatic data exchange and communication serta penggunaan teknologi informasi.

Revolusi industri 4.0 dengan segala tantangan dan dampaknya sudah menyadarkan berbagai kalangan bahwa mengupgrade diri merupakan bagian penting yang harus dilakukan agar tetap bisa bersaing dan bertahan hidup. Long life learning menjadi tuntutan bagi setiap orang agar pengetahuan dan keterampilannya terus terjaga meski perubahan zaman terjadi begitu cepat dan dinamis.

Perubahan era ini tidak dapat dihindari oleh siapapun sehingga dibutuhkan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan berkarakter agar siap menyesuaikan dan mampu bersaing dalam skala global. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter melalui jalur pendidikan mulai dari pendidikan dan menengah hingga keperguruan tinggi adalah kunci untuk mampu mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0.

Dampak revolusi indutri 4.0 bagi dunia pendidikan terjadi pada era modern ini,informasi dan teknologi mempengaruhi aktivitas sekolah dengan sangat masif, informasi dan pengetahuan baru menyebar dengan mudah dan aksesibel bagi siapa saja yang membutuhkannya. Pendidikan mengalami disrupsi yang sangat hebat sekali. Meskipun teknologi ataupun sistem digital sudah semakin canggih tetapi, kelemahan di Negara kita ini yaitu pendidikan karakter/pendidikan moral. 

Pendidikan karakter adalah usaha secara sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pemerdayaan potensi dan membangun karakter peserta didik. Tujuan pendidikan karakter untuk dapat membentuk penyempurnaan diri terhadap perkembangan emosional, spiritualitas, dan kepribadian seseorang. Pendidikan karakter juga memiliki peranan yang sangat penting untuk menanamkan sikap religius kepada siswa, mengajarkan siswa bersikap jujur, mendidik siswa untuk bersikap toleransi terhadap sesama, mengajarkan siswa untuk menjadi pribadi yang disiplin, membentuk pribadi siswa menjadi seorang yang pekerja keras dan menumbuhkan sikap tanggung jawab dalam diri siswa. Selain itu karakter-karakter yang ditanamkan untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yaitu, menumbuhkan sikap integritas pada siswa, sikap mandiri, sikap gotong royong, dan sikap nasionalisme serta sikap religius.

Pentingnya pendidikan karakter karena sangat erat hubungannya dengan sifat dan tingkah laku manusia, karakter menjadi penting sebagai pembeda antar manusia. Dengan karakter yang baik, sudah pasti kita bisa berfikir sebelum melakukan sesuatu, baik ucapan maupun perbuatan.adanya problem moral juga dapat kita lihat dari kasus moral yang pernah menimpa didunia pendidikan dan sebagai aspek kepribadian dari seseorang seperti mentalitas, sikap dan perilaku yang harus di didik. Untuk menumbuhkan pendidikan karakter kita tidak harus menambahkan mata pelajaran tentang karakter karena mata pelajaran yang ada disekolah sudah begitu banyak. Sebenarnya pendidikan karakter itu sudah kita pelajari disekolah maupun dilingkungan sekitar kita namun kebanyakan dari kita pendidikan itu hanya dibicarakan bukan dipraktikkan. Mencetak peserta didik dengan nilai akademis yang tinggi itu memang tidak mudah, namun mencetak peserta didik dengan akhlak yang bagus dan nilai akademis yang tinggi itu jauh lebih sulit. Untuk mencetak peserta didik dengan akhlak yang bagus dan nilai akademis yang tinggi diperlukan kesadaran, ketegasan,  dan kebiasaan yang baik terlebih dari seorang pendidik untuk memberikan contoh yang baik bagi peserta didik. Pendidikan semacam ini merupakan pembelajaran tentang tata krama, sopan santun, dan adat istiadat menjadi pendidikan karakter untuk mengurangi permasalahan moral dan tingkah laku peserta didik.

Implementasi pendidikan di era revolusi industri 4.0 ini sangat penting didunia pendidikan, karena revolusi industri 4.0 adalah sistem yang mengintegrasikan dunia online dengan produksi industri, maupun bidang lainnya yang mulai menggunakan teknologi digital dan otomatisasi. Kemunculan revolusi industri ini seperti munculnya superkomputer, robot-robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi,editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak. Maka pendidikan karakter dalam dunia pendidikan harus dikembangkan dan dipertahankan. Salah satunya adalah dengan cara menanamkan kegiatan-kegiatan yang positif agar bisa membuat para siswa menjadi lebih siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Indah Ayu Lestari (Mahasiswa IAIN Pontianak)

Leave a Comment