Selamat Hari Guru [ Sang Pelita Jiwa ]

130 Pembaca

Satu hari bersejarah telah kita lewati kembali. Tepat pada hari ini 25 November 2019, menjadi salah satu moment penting yang tidak akan pernah dilewatkan oleh siapapun mereka, insan yang pernah merasakan bangku sekolah. Guru, adalah pahlawan tanpa tanda jasa, begitu ungkapannya. Tentu benar adanya, sosok guru pantas mendapatkan gelar pahlawan tanpa tanda jasa, melihat bagaimana pengorbanan dan jasa-jasa mereka dalam membimbing anak didiknya, menjadikan anak didiknya individu yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Terpujialah bagi kalian bapak ibu guru, nama kalian akan selalu hidup dalam setiap sanubari anak didikmu. Tak akan pernah luntur apalagi terkikis oleh waktu. Tak ada yang dapat menggantikan sosok kalain para bapak ibu guru. Yang tentunya memiliki tempat terkhusus di hati setiap anak didiknya. Semua bakti yang telah guru berikan kepada anak didiknya akan selalu melekat dalam darah daging, menyatu dengan tubuh, jiwa dan raga setiap insan.
Bagaimana tidak, segala ilmu yang mereka punya. Mereka berikan, meraka curahkan sepenuhnya, hanya untuk kami, anak didiknya yang senantiasa terus meminta dan hanya bisa meminta segala macam kasih sayang serta segala apa yang mereka tahu. Dan tanpa mengenal kata lelah, mereka para guru tak ada dengan senang hati memberi dan mencurahkan segala apa yang mereka bisa dan segala apa yang mereka tahu untuk serta merta dicurahkan kepada kami anak didiknya, untuk mengobati segala rasa haus akan ilmu pengetahuan.

Guru adalah pelita dalam kegelapan. Bak cahaya lampu yang menerangi ruangan gelap, guru menyalurkan segala ilmunya untuk anak didiknya tak lain dengan harapan, segala apa yang diberikan dapat menuntun anak didiknya untuk menuju satu titik terang yang dapat meneranginya dalam kegelapan. Menemukan jalan keluar dan memilih jalan yang benar.

Guru adalah embun penyejuk dalam kehausan. Laksana titik air yang membahsahi daun, laksana air hujan yang mengguyur bumi, memberikan kesuburan, memberikan kedamaian bagi setiap makhluk hidup. Tanpa adanya mereka, apa jadinya kami, para anak didik yang tak tahu menahu, tanpa adanya mereka, kami para murid laksana padang pasir, kering dan tandus.

Apa jadinya kami tanpa kalian, hanya obor tanpa api, hanya kereta tak berkuda, hanya langit tanpa bintang. Dan hanya selembar kertas tanpa goresan. Engkau hadir untuk membawa perubahan, engkau hadir untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa, engkau hadir untuk kami muridmu, ucapan terima kasih tak pernah luput dari kami, untaian doa-doa indah tak pernah terlupakan dari bibir kami, segala jasa-jasa guru tak dapat dituliskan dalam sebuah nominal terntentu. Ucapan selamat hari guru mewakili segala perasaan kami segala penghormatan kami kepada engakau wahai guru, pelita jiwaku, sanubariku.

SELAMAT HARI GURU.

Leave a Comment